Air bersih dan sanitasi
Meningkatkan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak dan terjangkau
Tabel Data Indikator
| Rumus | Kode | Jenis Data | 2018 | 2019 | 2020 | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 6.A.1 | Persentase rumah tangga yang menggunakan layanan air minum yang dikelola secara aman. | - (%) | - (%) | 61.8 (%) | 62.3 (%) | 98.33 (%) | 98.06 (%) | 98.06 (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | |
| 6.B.1 | Persentase rumah tangga yang memiliki fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air | - (%) | - (%) | 35.96 (%) | - (%) | 59.2 (%) | 59 (%) | 76.79 (%) | 82.43 (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | |
| 6.B.2 | Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak | - (%) | - (%) | 92.32 (%) | 87.50 (%) | 89.07 (%) | 92.85 (%) | 92.85 (%) | 89.33 (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | |
| 6.2.1(b) | Persentase rumah tangga dengan tangki septik/ SPAL/ IPAL | - (%) | - (%) | 95.70 (%) | - (%) | - (%) | 90,89 (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | |
| 6.2.1 (f) | Jumlah rumah tangga yang terlayani sistem pengelolaan air limbah terpusat | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | - (%) | |
| 6.2.1*.(c) | Masih Mempraktikan Buang Air Besar Sembarangan di Tempat Terbuka | - (33,333333) | - (33,333333) | - (33,333333) | - (33,333333) | - (33,333333) | - (33,333333) | 00.00 (33,333333) | 0.00 (33,333333) | - (33,333333) | - (33,333333) | - (33,333333) | - (33,333333) | - (33,333333) | |
| 6.3.1.(a) | Persentase limbah cair industri yang dikelola secara aman | - (100) | - (100) | - (100) | - (100) | - (100) | - (100) | 67.10 (100) | 26.60 (100) | - (100) | - (100) | - (100) | - (100) | - (100) | |
| 6.1.1 | Presentase rumah tangga yang menggunakan layanan air minum yang dikelola secara aman | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | - (Pencapaian Peningkatan Aksesibilitas Infrastruktur Air Bersih, Pemenuhan Standar Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Rumah Tangga, serta Penguatan Ketahanan Kebutuhan Pokok Air Minum Aman dalam Target RPJMN) | |
| 6.2.1 | Persentase rumah tangga yang menggunakan layanan sanitasi yang dikelola secara aman, termasuk fasilitas cuci tangan dengan air dan sabun. | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | - (Pencapaian Peningkatan Standar Sanitasi dan Higienitas Lingkungan, Eliminasi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), serta Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat.) | |
| 6.3.1.(a) | Persentase limbah cair industri cair yang diolah secara aman. | - (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | - (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | - (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | - (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | - (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | - (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | 67.10 (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | 26.60 (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | - (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | - (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | - (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | - (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | - (Pencapaian Penguatan Pengawasan Limbah Industri, Peningkatan Kepatuhan Kinerja Lingkungan Sektor Usaha, serta Mitigasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik dan Komersial.) | |
| 6.3.2.(a) | Kualitas air permukaan sebagai air baku. | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | - (Pencapaian Optimalisasi Pengendalian Pencemaran Air Baku, Peningkatan Pemantauan Mutu Ekosistem Air Permukaan secara Berkelanjutan, serta Penguatan Pelestarian Sumber Daya Air Nasional) | |
| 6.3.2.(b) | Kualitas air tanah sebagai air baku | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | - (Pencapaian Konservasi dan Perlindungan Sumber Daya Air Tanah, Mitigasi Risiko Pencemaran Akuifer, serta Penguatan Sistem Pemantauan Mutu Air Ambien Bawah Tanah secara Berkelanjutan) | |
| 6.4.2.(a) | Proporsi pengambilan air baku bersumber dari air permukaan terhadap ketersediaannya. | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | |
| 6.4.2.(b) | Proporsi pengambilan air baku bersumber dari air tanah terhadap ketersediaannya | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | - (Pencapaian Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air, Manajemen Pengendalian Tekanan Air (Water Stress), serta Penguatan Sistem Data Ketersediaan Air Baku Domestik dan Irigasi Berkelanjutan) | |
| 6.5.1 | Tingkat pelaksanaan pengelolaan sumber daya air secara terpadu (0- 100) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | - (Pencapaian Akselerasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Air Terpadu (IWRM) Lintas Sektor, Penguatan Integrasi Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Optimalisasi Tata Kelola Air Berkelanjutan di Semua Tingkatan.) | |
| 6.5.2 | Proporsi wilayah cekungan lintas batas dengan pengaturan kerja sama sumberdaya air yang operasional. | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | - (Pencapaian Penguatan Diplomasi dan Kerja Sama Sumber Daya Air Lintas Batas Negara, Peningkatan Tata Kelola Air Transnasional yang Operasional, serta Optimalisasi Manajemen Konflik Pemanfaatan Cekungan Air Perbatasan) | |
| 6.6.1 | Perubahan tingkat kualitas dan kuantitas sumber daya air pada ekosistem perairan dari waktu ke waktu | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) | - (Pencapaian Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem Perairan, Keberlanjutan Retensi Air Tawar Alami, serta Penguatan Ketahanan Sumber Daya Air Terhadap Perubahan Lingkungan) |