Kemitraan untuk tujuan pembangunan

Meningkatkan kemitraan global dan regional untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif

Tabel Data Indikator

Rumus Kode Jenis Data 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
17.B.1.1 total dana untuk pengembangan infrastruktur pendidikan dibagi total RABD per tahun pelaporan - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.A.3 Proporsi anggaran daerah yang didanai oleh pajak daerah. - (%) - (%) - (%) - (%) 23 (%) 21.8 (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.B.1.2 kesehatan - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.B.1.3 pasar rakyat - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.B.1.4 sarana transportasi umum (jalan) - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.B.1.6 sarana pengolahan limbah - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.B.1.7 konservasi sumber air - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.B.2 Persentase alokasi khusus untuk konservasi gedung bersejarah / warisan budaya - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.B.3 Persentase investasi infrastruktur untuk layanan publik dalam kemitraan dengan sektor swasta/LSM - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.C.1 Perbandingan pengguna internet dengan total jumlah penduduk - (%) - (%) - (%) - (%) 79.17 (%) 83.02 (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.D Pengeluaran pemerintah untuk kesehatan dan pendidikan (% dari PDB) - (%) - (%) - (%) - (%) 21.4 (%) 21.4 (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.1.1.(a) Rasio penerimaan pajak terhadap PDB. - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) 0.74 (%) 0.70 (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.1.2* Proporsi anggaran daerah yang didanai oleh pajak daerah. - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) 24.013 (%) 22.852 (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
GRI 2-22 (17.1) pendidikan - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
GRI 2-22 (17.2) kesehatan - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
GRI 2-22 (17.3) pasar rakyat - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
GRI 2-22 (17.4) sarana transportasi umum (jalan) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
GRI 2-22 (17.5) energi bersih terbarukan (misal: solar panel di kantor pemerintah; ganti mobil/motor listrik/bis BBG; untuk PJU (penerangan jalanan umum), untuk WTE (waste to energi)) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) tidak ada (%) tidak ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
GRI 2-22 (17.6) sarana pengolahan limbah - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
GRI 2-22 (17.7) konservasi sumber air - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
GRI 2-22 (17.9) Persentase alokasi khusus untuk konservasi gedung bersejarah / warisan budaya - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) tidak ada (%) tidak ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
GRI 2-22 (17.8) hutan kota - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) ada (%) ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
GRI 2-22 (17.10) Persentase investasi infrastruktur untuk layanan publik dalam kemitraan dengan sektor swasta/LSM - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) tidak ada (%) tidak ada (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.8.1* Perbandingan pengguna internet dengan total jumlah penduduk - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) 32.73 (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%) - (%)
17.1.1 Total pendapatan pemerintah sebagai proporsi terhadap PDB menurut sumbernya - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi kapasitas fiskal pemerintah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.)
17.1.1.(a) Rasio penerimaan pajak terhadap PDB - (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.) - (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.) - (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.) - (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.) - (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.) - (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.) 0.74 (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.) 0.70 (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.) - (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.) - (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.) - (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.) - (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.) - (Mendukung penilaian efektivitas penghimpunan penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.)
17.1.2 Proporsi anggaran domestik yang didanai oleh pajak domestik - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.) - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.) - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.) - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.) - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.) - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.) - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.) - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.) - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.) - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.) - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.) - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.) - (Menjadi indikator kemandirian pembiayaan pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak domestik.)
17.2.1.(a) Proporsi ODA terhadap PDB dan PNB - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.) - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.) - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.) - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.) - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.) - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.) - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.) - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.) - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.) - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.) - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.) - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.) - (Mendukung evaluasi kontribusi bantuan internasional dalam pembiayaan pembangunan nasional.)
17.3.2.(a) Proporsi volume remitansi PMI terhadap PDB - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.) - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.) - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.) - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.) - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.) - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.) - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.) - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.) - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.) - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.) - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.) - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.) - (Menjadi dasar dalam menilai peran remitansi terhadap perekonomian nasional.)
17.4.1 Proporsi pembayaran utang dan bunga (Debt Service) terhadap ekspor barang dan jasa - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.) - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.) - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.) - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.) - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.) - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.) - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.) - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.) - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.) - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.) - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.) - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.) - (Mendukung evaluasi keberlanjutan pengelolaan utang dan stabilitas ekonomi nasional.)
17.6.1.(a) Persentase pelanggan terlayani jaringan internet akses tetap pita lebar (fixed broadband) terhadap total rumah tangga - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.) - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.) - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.) - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.) - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.) - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.) - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.) - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.) - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.) - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.) - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.) - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.) - (Menjadi indikator pemerataan akses infrastruktur digital bagi masyarakat.)
17.6.1.(b) Persentase kecamatan yang terjangkau infrastruktur jaringan serat optik - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.) - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.) - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.) - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.) - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.) - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.) - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.) - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.) - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.) - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.) - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.) - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.) - (Mendukung pengembangan infrastruktur digital untuk memperluas konektivitas wilayah.)
17.8.1 Persentase pengguna internet - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi tingkat akses dan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.)
17.9.1.(a) Jumlah pendanaan kegiatan kerja sama pembangunan internasional termasuk KSST - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.) - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.) - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.) - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.) - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.) - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.) - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.) - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.) - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.) - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.) - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.) - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.) - (Mendukung penguatan kerja sama pembangunan melalui optimalisasi pendanaan internasional.)
17.9.1.(b) Jumlah program/kegiatan kerja sama Selatan–Selatan dan Triangular - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.) - (Menjadi indikator penguatan kemitraan internasional dalam pembangunan berkelanjutan.)
17.10.1.(a) Jumlah PTA/FTA/CEPA yang disepakati - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.) - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.) - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.) - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.) - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.) - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.) - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.) - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.) - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.) - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.) - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.) - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.) - (Mendukung peningkatan kerja sama perdagangan internasional dan akses pasar global.)
17.11.1.(a) Pertumbuhan ekspor produk nonmigas - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi daya saing produk nasional di pasar internasional.)
17.13.1 Tersedianya Dashboard Makroekonomi - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.) - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.) - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.) - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.) - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.) - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.) - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.) - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.) - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.) - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.) - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.) - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.) - (Mendukung penyediaan informasi ekonomi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.)
17.17.1.(a) Jumlah dokumen Daftar Rencana Proyek KPBU (DRK) yang diterbitkan setiap tahun - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).) - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).) - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).) - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).) - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).) - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).) - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).) - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).) - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).) - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).) - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).) - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).) - (Menjadi indikator kesiapan perencanaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).)
17.17.1.(b) Jumlah proyek yang ditawarkan untuk dilaksanakan dengan skema KPBU - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.) - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.) - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.) - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.) - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.) - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.) - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.) - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.) - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.) - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.) - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.) - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.) - (Mendukung peningkatan investasi melalui kemitraan pemerintah dan badan usaha.)
17.17.1.(c) Jumlah nilai investasi proyek KPBU berdasarkan tahap perencanaan, penyiapan, dan transaksi - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi perkembangan investasi proyek KPBU.)
17.18.1.(a) Persentase pengguna data yang menggunakan data BPS sebagai dasar perencanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan nasional - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Mendukung penguatan pemanfaatan data statistik resmi dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.)
17.18.1.(b) Persentase publikasi statistik yang menerapkan standar akurasi - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.)
17.18.2 Jumlah negara yang memiliki undang-undang statistik nasional yang tunduk pada Prinsip-prinsip Fundamental Statistik Resmi - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.) - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.) - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.) - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.) - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.) - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.) - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.) - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.) - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.) - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.) - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.) - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.) - (Mendukung penguatan tata kelola statistik resmi yang sesuai dengan prinsip internasional.)
17.18.3 Jumlah negara dengan Perencanaan Statistik Nasional yang didanai dan melaksanakan rencananya - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.) - (Menjadi dasar dalam mengevaluasi penguatan sistem statistik nasional yang berkelanjutan.)
17.19.1.(a) Persentase K/L/D/I yang melaksanakan rekomendasi kegiatan statistik - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.) - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.) - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.) - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.) - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.) - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.) - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.) - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.) - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.) - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.) - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.) - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.) - (Mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di berbagai instansi.)
17.19.1.(b) Persentase K/L/D/I yang menyampaikan metadata sektoral dan khusus sesuai standar - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.) - (Menjadi indikator peningkatan kualitas dokumentasi dan interoperabilitas data statistik.)
17.19.2.(a) Terlaksananya Sensus Penduduk dan Perumahan pada tahun 2020 - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.) - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.) - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.) - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.) - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.) - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.) - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.) - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.) - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.) - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.) - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.) - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.) - (Mendukung penyediaan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan.)
17.19.2.(b) Tersedianya data registrasi terkait kelahiran dan kematian (Vital Statistics Register) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.) - (Menjadi dasar dalam memperkuat sistem statistik vital untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.)