Mengenal SDGs: Agenda Global u...
Diposting pada 09:49 WIB - 20/06/2026 oleh Admin


Di era modern ini, pembangunan tidak lagi hanya bicara tentang mendirikan gedung tinggi atau membuka jalan baru. Pembangunan yang ideal adalah pembangunan yang mampu memenuhi kebutuhan kita saat ini tanpa mengorbankan hak generasi mendatang untuk hidup layak. Prinsip inilah yang melandasi Sustainable Development Goals (SDGs) atau yang di Indonesia dikenal sebagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

 
SDGs adalah kesepakatan pembangunan universal yang digagas oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September 2015. Melibatkan 193 negara anggota termasuk Indonesia, agenda besar ini ditargetkan tercapai sepenuhnya pada tahun 2030.
Prinsip utama dari SDGs sangat tegas: "No One Left Behind" (Tidak Ada Satu Pun yang Tertinggal). Artinya, setiap kebijakan dan dampak positif pembangunan harus bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.
4 Pilar Utama SDGs di Indonesia
Untuk mempermudah pelaksanaan dan pemantauannya, Pemerintah Indonesia mengelompokkan 17 Tujuan SDGs ke dalam 4 Pilar Pembangunan Utama:
1. Pilar Pembangunan Sosial
Fokus pada pemenuhan hak dasar manusia yang berkeadilan. Pilar ini mencakup upaya penghapusan kemiskinan, kelaparan, peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan bermutu, serta kesetaraan gender.
2. Pilar Pembangunan Ekonomi
Mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Di dalamnya terdapat fokus pada penyediaan lapangan kerja layak, energi bersih yang terjangkau, industri inovatif, infrastruktur tangguh, serta pengurangan kesenjangan pendapatan.
3. Pilar Pembangunan Lingkungan
Menjaga kelestarian ekosistem bumi. Pilar ini mengatur pengelolaan air bersih dan sanitasi, penanganan perubahan iklim, keberlanjutan kota dan permukiman, serta perlindungan ekosistem darat maupun laut.
4. Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola
Menjamin kepastian hukum dan keterbukaan publik. Fokusnya adalah menciptakan perdamaian, keadilan, kelembagaan yang tangguh, serta memperkuat kemitraan global untuk mencapai seluruh target pembangunan.
Daftar 17 Tujuan yang Ingin Dicapai
Secara mendetail, berikut adalah 17 target terintegrasi yang menjadi komitmen bersama:


Tanpa Kemiskinan – Menghapus kemiskinan dalam segala bentuk.


Tanpa Kelaparan – Mengakhiri kelaparan dan meningkatkan ketahanan pangan.


Kehidupan Sehat dan Sejahtera – Menjamin kehidupan yang sehat bagi semua usia.


Pendidikan Berkualitas – Memastikan akses pendidikan yang inklusif dan setara.


Kesetaraan Gender – Mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan.


Air Bersih dan Sanitasi Layak – Menjamin ketersediaan air bersih yang berkelanjutan.


Energi Bersih dan Terjangkau – Memastikan akses energi modern yang ramah lingkungan.


Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi – Mendorong pertumbuhan ekonomi produktif.


Industri, Inovasi, dan Infrastruktur – Membangun infrastruktur yang tangguh dan adaptif.


Berkurangnya Kesenjangan – Mengurangi ketimpangan di dalam dan antarnegara.


Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan – Menjadikan kota aman, tangguh, dan inklusif.


Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab – Menjamin pola konsumsi yang efisien.


Penanganan Perubahan Iklim – Mengambil tindakan cepat untuk memerangi dampak perubahan iklim.


Ekosistem Laut – Melestarikan dan memanfaatkan sumber daya kelautan secara bijak.


Ekosistem Darat – Melindungi, merestorasi, dan mengelola hutan serta lahan secara berkelanjutan.


Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh – Mendukung masyarakat damai dan inklusif.


Kemitraan untuk Mencapai Tujuan – Memperkuat implementasi dan menghidupkan kembali kemitraan global.


Mengapa SDGs Penting bagi Kota Bandar Lampung?
Globalisasi menuntut aksi lokal. Keberhasilan SDGs di tingkat nasional sangat bergantung pada bagaimana pemerintah daerah mampu menerjemahkan 17 tujuan tersebut ke dalam kebijakan nyata di lapangan.
Bagi Kota Bandar Lampung, Dashboard SDGs ini hadir sebagai instrumen transparansi dan navigasi pembangunan. Melalui integrasi data yang akurat, pemerintah kota bersama seluruh elemen masyarakat (akademisi, sektor swasta, komunitas, dan media) dapat memantau capaian riil mulai dari penyediaan sanitasi, penataan kawasan permukiman, penurunan angka stunting, hingga pengelolaan sampah perkotaan yang berkelanjutan.

Mari Berkolaborasi: Melalui keterbukaan data pada dashboard ini, setiap warga Tapis Berseri dapat ikut mengawal, memberikan masukan, dan mengambil peran aktif demi mewujudkan Bandar Lampung yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan menuju tahun 2030.